Monday, June 25, 2007

Cara Ganti Oli

Buat perawatan motor, ganti oli adalah hal yang paling penting, terutama untuk motor 4 tak yang kebanyakan ada di dunia. Motor 2 tak kebanyakan udah nggak dibikin lagi sama pabrik. Apalagi udah ada standar euro II.
Cara ganti oli yang disarankan :

1. Ganti oli pada saat kondisi mesin panas, tujuannya agar oli mudah mengalir pada kondisi panas.
2. Ganti oli nggak usah nunggu semalaman dikuras, hal ini tidak terlalu berpengaruh, apalagi kita memerlukan waktu itu untuk aktivitas.
3. Pilih oli yang cocok untuk jenis motor kita, mau sintetis atau bukan, sama aja. Zaman sekarang kebanyakan oli sudah disesuaikan dengan kondisi motor kita. Jadi belum tentu oli sintetis bikin slip kopling. Tapi jangan pake oli sintetis buat mobil karena oli tersebut tidak dapat melumasi bagian transmisi.
4. Waktu oli dikuras, nggak usah disemprot kompresor, hal ini tidak terlalu berpengaruh apalagi dikhawatirkan angin kompresor tersebut mengandung air.

Semoga berguna buat bikers semua.

Read More..

Saturday, June 16, 2007

Ngakalin Kampas Kopling Supaya Awet

Buat yang lagi kesulitan duit, terus kampas koplingnya udah agak-agak aus, ini ada triknya buat menghemat uang biar nggak usah beli kampas kopling selama beberapa bulan.
Caranya :

Rendam kampas kopling yang sudah aus tadi di larutan bensin, kurang lebih satu jam aja. Setelah itu dikeringkan dan dipasang kembali seperti semula. Ketebalan kampas kopling yang aus dan baru berbeda jauh, hanya saja kalau sudah aus maka kampasnya agak keras dibandingkan dengan yang baru.
Tetapi dengan cara diatas kampas kopling yang sudah aus pun akan melunak, karena adanya bensin tadi, sehingga nggak slip. Yah lumayanlah untuk jarak sekitar 6.000 kilometer-an. Jarak pakai kampas kopling yand direndam ini tentunya berbeda-beda, tergantung tipe motornya, apakah pake kopling manual atau otomatis.
Silakan dicoba.

Read More..

Friday, June 15, 2007

Cara Ngecek Regulator Rusak

Regulator pada sepeda motor diperlukan untuk mengatur supply arus dari mesin ke aki, biar stabil. Supaya akinya awet. Yang pake aki kering (free maintenance) jangan sembarangan pake regulatornya. Akinya lebih sensitif dibandingkan aki basah.
Cara ngeceknya:

Gampangnya regulator rusak itu tandanya tidak bisa lagi mengisi setrum ke aki. Bahkan terjadi kelebihan ngisi aki (overcharge) sehingga kemungkinan terjadi kebocoran pada aki. Tanda hal tersebut terjadi adalah seringnya bohlam lampu utama putus ketika mesin kita geber.

Read More..

Cara Ngecek Kerusakan CDI

CDI adalah jantungnya mesin motor kita, kalau rusak gawat deh, yang orisinal harganya ratusan ribu rupiah, bahkan jutaan. Kalau pake yang imitasi susah langsamnya sama agak ribet ngatur setelannya, harus diakalin dulu. Jadi waspadai nih si CDI.Kerusakan pada CDI tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, harus diukur pake Avometer.
Caranya :

1. Setel avometer pada sinus 200 Volt.
2. Kabel merah avometer dihubungkan ke kabel CDI yang menuju koil.
3. Kabel hitam avometer dihubungkan ke massa/bodi.
4. Nyalakan motor/starter motor dengan kick starter, lalu lihat di avometer apakah ada arus/setrum yang keluar atau tidak ?
5. Bila tidak ada maka CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI. Jadi sebelumnya cek dulu arus tersebut, caranya sama seperti di atas, hanya saja kabel merah avometer dihubungkan ke kabel sepul yang menuju CDI.
6. Kalau nggak ada avometer, coba aja kabel dari CDI yang menuju koil di sambungkan ke body besi motor, terus starter. Kalau ada percikan api berarti CDI masih bisa dipake, kalau nggak ada percikan api berarti CDI rusak, dengan catatan arus/setrum dari sepul dan pulser ada yang mengalir ke CDI.
OK, semoga berguna tulisan ini.

Read More..

Cara Merangkai Kabel Pengapian CDI

Sepeda motor bisa hidup bukan cuma hal mekanis aja yang perlu diperhatikan, tapi juga kelistrikannya, kalau nggak ada setrum, maka dijamin deh tuh motor kagak bakalan hidup.
Kelistrikan yang perlu diperhatikan diantaranya skema pengapian CDI.
Skemanya seperti di bawah ini :

1.Buat motor dengan pengapian arus AC (bolak-balik) :
Rangkaian kabel dari sepul ada empat kabel, yaitu hijau, hitam-merah, kuning dan putih. Kabel hijau untuk massa lampu netral. Kabel hitam-merah untuk positif CDI. Kabel kuning dan putih untuk kiprok/regulator (alat untuk pengisian aki dan lampu utama)

2.Buat motor dengan pengapian arus DC (searah) :
Rangkaian kabel dari sepul magnet ada dua kabel, yaitu hijau dan hitam-merah. kabel hijau untuk massa lampu netral. Kabel hitam-merah buat regulator, tujuannya agar arus yang dialirkan stabil, lalu disimpan aki terus dilanjutkan ke CDI.

Semoga berguna tulisan ini. OK Bikers ?

Read More..

Thursday, June 14, 2007

Hati-Hati Pilih Ban Dalam

Paling kesal kalau lagi enak jalan-jalan, tiba-tiba ban dalam motor kempes atau pecah, mau nggak mau harus dorong ke tukang tambal ban. Tapi jangan sembarangan pilih ban dalam. Salah pilih jenis ban dalam bisa rugi, sebentar aja dipake nanti kempes lagi, dorong lagi, cape deh.
Ternyata ada dua jenis loh ban dalam sepeda motor itu, yaitu :

1. NR (Natural Rubber)
2. Butyl
Butyl bahannya dari senyawa polimer. Bahan ini punya kelebihan dalam penyimpanan angin. Butyl kehilangan 4% tekanan angin selama 12 hari pemakaian, sedangkan NR lebih dari 14%. Kalau untuk pemakaian 28 hari, butyl kehilangan cuma 9%, sedangkan NR 28%.
Ban dalam butyl bahannya lebih ringan 20% dibandingkan NR. Jadi kerja motor lebih ringan, tarikan lebih enteng, bensin lebih irit.
Penerimaan tekanan angin butyl lebih merata dibandingakn NR. Hal ini disebabkan bahan dasar natural ruber ngggak bisa berubah/kaku. Jadi kalau ada bagian ban NR yang lebih tipis permukaannya, maka angin yang tersebar tidak merata, kalau butyl tetap merata. Kalau lagi apes bagian yang nggak merata ini kena paku, bisa-bisa langsung meledak, bahaya kan ? Kalau butyl nggak bakalan meledak, anginnya keluar pelan-pelan, soalnya merata pembagian tekanan anginnya.
Cara memilih ban dalam butyl : lihat garis pada sisi ban, standard internasionalnya ban butyl bergaris biru, kalau selain warna biru berarti NR. Gampang kan ?
Makanya kalau mau ganti ban, jangan salah pilih, sekarang ini banyak ban murah yang kualitasnya nggak jelas, terkadang kita terpaksa beli karena di bengkel tersebut cuma ada ban jenis itu, daripada kita harus dorong jauh nyari lagi tukang tambal ban. Kalau bisa sediakan aja ban dalam di bagasi, nggak makan tempat kok. Sediakan ban dalam belakang aja, biasanya roda/ban belakang lebih sering kena paku. Lebih bagus lagi sih sediakan dua-duanya. Atau biar gampang samain aja ukuran ban depan dan belakang.
Selamat memilih ban dalam, semoga tulisan ini dapat membantu bikers. OK brothers ?

Read More..